Toples ya begitulah nama kelompok-kelompok ini , yang terdiri atas Ervi, Vinda, Annisa, Irine, dan Alfi . Sekumpulan anak-anak ini bukanlah sebuah genk , hanya sebagai teman perkumpulan saja agar mereka dapat saling mengingat satu sama lain , dan sebagai hiburan saja . Toples ini terbentuk di SMP mereka tercinta .
Masing-masing dari mereka dulunya tidak saling mengenal , ada yang sama sekali tidak mengenal satu sama lain bahkan nama pun tidak tau , ada juga yang membenci antara mereka . Namun mengapa bisa jadi teman ? bahkan teman dekat atau biasa disebut bestfriends ? itulah kehebatan persahabatan .
Berawal dari kelas 7 , mereka menduduki kelas yang berbeda-beda , hanya Irine dan Alfi lah yang menduduki kelas yang sama yaitu kelas 7F . Alfi dan Irin pun menjadi teman akrab . Pada saat kelas 7 Ervi sangat membenci Alfi karena dia mengira bahwa Alfi orangnya sombong melihat gayanya . Annisa dan Vinda menduduki kelas 7E dan 7I sedangkan Ervi menduduki kelas 7D . Mereka sama sekali tidak mengenal satu sama lain , bahkan nama pun mereka tidak tau .
Liburan semester pun berakhir . Semua siswa kelas 7 naik kelas , dan memasuki kelas yang berbeda-beda sesuai dengan nilai mereka termasuk Toples . Ervi, Vinda, Annisa, Alfi memasuki kelas yang sama yaitu 8D . Saat pertama memasuki kelas Annisa duduk dengan temannya yang lain , dan Alfi mengajak Vinda beserta teman-temannya yang lain duduk bersama , Ervi duduk bersama teman-temannya dikelas 7 . Waktu itu kelas 8D masih menempati ruang lab. Ipa karena kelas tersebut masih direnovasi . Jadi , duduk-duduknya masih tidak teratur dan masih bisa bergerombol-gerombol .
Beberapa hari kemudian kelas 8D pun jadi dan siswa-siswa pun dipindah ke kelas tersebut . Waktu itu bertepatan Alfi tidak masuk . Ervi pun duduk bersama Vinda , dan Annisa duduk dengan temannya semasa kelas 7 . Keesokan harinya Alfi masuk , dia bingung harus duduk sebangku dengan siapa , karna temannya Vinda satu-satunya teman yang sudah lumayan dekat dengan dia semasa kelas 8 sudah duduk dengan Ervi , dan kebetulan waktu itu hanya tinggal 1 bangku yang belum terisi yang diduduki oleh seorang anak laki-laki . Akhirnya dengan terpaksa Alfi pun duduk dengan anak tersebut .
Setiap istirahat Alfi selalu kesepian karna tidak punya teman di kelas , karna dia kurang bisa beradaptasi dengan kelas tersebut . Terkadang dia pergi bersama Irine teman akrabnya waktu kelas 7 yang masuk kelas 8G . Kadang juga dia diajak membaur dengan teman-teman dekat Ervi yang membuat Ervi iri . Karna sebelumnya Ervi sangat membenci Alfi .
Suatu hari , guru mengadakan kerja kelompok yag anggotanya dipilih acak . Dan tidak diduga Ervi, Vinda, Annisa, dan Alfi merupakan satu kelompok . Didalam kerja kelompok itulah mereka akhirnya saling mengenal satu sama lain , berawal dari share bareng . Dari awalnya Ervi yang tidak suka Alfi , dia lebih mengenal ternyata Alfi tidaklah seburuk yang dia kira . Dari Vinda dan Annisa yang awalnya tidak akrab akhirnya bisa menjadi akrab sekali , dan sebagainya . Berawal dari itulah mereka jadi lebih dekat, dengan ditambahnya Irine yang dikenalkan Alfii kepada teman-temannya . Akhirnya mereka menjadi 5 serangkai .
Liburan semester pun telah habis dan mereka pun naik ke kelas 9 . masing-masing dari mereka mendapati kelas yang berbeda-beda . Mereka sangat sedih karena tidak bisa satu kelas . Namun ternyata , masalah itu tidak membuat persahabatan mereka rapuh . Malah hal itulah yang membuat persahabatan mereka makin erat . Mereka lebih mengerti arti persahabatan . Setiap salah satu ada masalah mereka akan saling membantu , salah satu sedih semua ikut sedih , salah satu senang semua ikut senang . Canda tawa mereka lalui bersama dimasa-masa terkahir SMP ini . Kata Toples pun terbentuk pada masa ini . Mereka berharap setelah mereka lulus nanti persahabatan mereka akan tetap berjalan, dan tidak akan pernah rapuh . seperti maksud dari nama kelompok mereka Toples yang berarti Top Endless .
Selasa, 14 Agustus 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar